Memenuhi Kebutuhan Peserta Didik Agar Menjadi Aktif Dan Reflektif

Written by Juki on January 11, 2021 in Mendidik anak dengan bijak with no comments.

Selain fokus pada materi pelajaran yang diberikan, anda juga harus memikirkan perkembangan murid. Yah, mungkin saja murid memiliki rasa ingin tahu yang lebih besar akan suatu hal terhadap isu yang mungkin sedang dibahas pada mata pelajaran tertentu. Maka dari itu, penting untuk memberikan kesempatan pada mereka bertanya seputar pelajaran yang dibahas. Guru bisa mengawali dengan menceritakan kisah pendek terkait pelajaran tersebut. Anda bisa membuat murid menjadi bertanya-tanya agar mereka menjadi lebih mudah mengerti dan memahami cara menyelesaikan pertanyaan dalam suatu pelajaran. Guru juga bisa membuat fokus group dan memulai diskusi secara bergantian dengan kelompok.

Apalagi, Jogja beberapa hari ini hujan dan udaranya cukup sejuk. Ia menambahkan, uji coba tahap kedua dilakukan untuk mencapai target supaya diikuti sekitar eighty ribu siswa. Sementara ujicoba tahap pertama lalu hanya diikuti sekitar 37 ribu siswa SMP sederajat. Diketahui ada sekitar 97 ribu siswa SMP sederajat di Sumbar yang akan masuk SMA SMK.

Cara agar anak mau mendengarkan pelajaran ketika sekolah

Tak hanya mengajar di depan kelas hingga bel berbunyi, apalagi saat sedang mengajarkan topik yang cukup penting atau rumit. Guru harus meluangkan waktu untuk berkeliling menjawab pertanyaan murid saat mereka sedang belajar secara mandiri, maupun berkelompok. Cara ini memungkinkan guru dapat memberikan instruksi secara personal dan dapat secara khusus membantu siswa yang masih bingung dengan materi tertentu.

Misal, tugas sehari-hari dari sekolah apakah beres, bagaimana menjaga kebersihan kamar. Nasihat yang mendesak dia untuk meninggalkan pacarnya tentu tidak berguna, karena anak anda sedang jatuh cinta. Pembahasan ini akan sangat panjang jika dituliskan, dan ada baiknya jika anda membaca buku Juara kehidupan, disana dijelaskan secara element tentang relasi manusia. Ketika membaca buku cerita untuk anak, cobalah untuk berhenti di tengah, dan meminta dia untuk mengulangi cerita yang baru dibacakan. Sangat penting bagi anak untuk mengetahui bagaimana cara mendengarkan, dan itu akan terus terpakai hingga dia memiliki bos, atau pasangan yang romantis, dan juga teman-teman.

Perlu diingat, jangan jadikan ruang atau area belajar sebagai tempat hukuman agar anak tidak memiliki trauma tersendiri mengenai momen belajar. Bagi anak yang baru masuk sekolah formal atau masuk sekolah setelah libur panjang, dibutuhkan waktu untuk kembali beradaptasi dengan suasana dan rutinitas di sekolah. Hal ini yang kemudian sering membuat anak-anak sering kesulitan untuk fokus di hari pertama sekolah. Bagaimana kita seorang guru BK bisa membantu mengatasi masalah siswa, jika kita sendiri tak mau mengerti mereka?

Tugas tambahan tersebut bisa berupa PR dalam bentuk teks atau tugas membaca dll. Tujuannya adalah agar anak bisa mengejar ketertinggalan dari siswa lain yang memiliki tingkat pemahaman yang cukup baik. Pernahkah ketika di tengah-tengah mengajar, Anda memperhatikan siswa Anda yang sedang tidak mendengarkan Anda dan asyik sendiri? Anda pasti beberapa kali mengalami hal seperti itu, dan ingin sekali membuat kelas yang menarik atau kegiatan belajar kelas lebih menarik agar anak-anak bisa fokus dan semangat dalam belajar.

Jika anda pemarah dan memukul, maka dia akan mengekspresikan kemarahan dengan memukul dan berteriak. Anak belajar dari contoh, bukan hanya nasehat yang tidak jelas dalam bayangan dan benaknya. Bagus anda telah sadar, bentuklah kebiasaan baik untuk mengubah diri anda.

Kemudian, ajak anak untuk meniru mengucapakan sebuah kata dan kalimat. Anak saya sekarang 7 tahun, tetapi dari usia 5 tahun suka marah-marah tanpa sebab. Misalnya dibangunin untuk mandi marah, untuk belajar marah, disuruh sholat marah juga. Anak-anak yang hobi bicara di kelas biasanya hanya bertujuan untuk mencari perhatian. Agar anak-anak tidak mencari perhatian dengan cara yang salah, kita harus memberikan perhatian kepada mereka terlebih dahulu. Saat mereka sedang sibuk mengerjakan tugas mereka, kita bisa mendatangi mereka satu per satu, mengajari mereka, dan memberikan saat mereka kesulitan.

Comments are closed.