Kemenkes India Klaim Sepertiga Populasinya Telah Dapat Vaksin Covid

Written by Juki on July 23, 2020 in Efektivitas Vaksin Covid with no comments.

Muhammadiyah mendukung Badan POM harus tetap independen dan transparan dalam penentuan keamanan dan tes netralisasi vaksin. “Terkait pandemi ini Muhammadiyah telah bergerakall outmelalui MCCC, Aisyiyah, dan semua organ Persyarikatan sampai bawah baik dalam gerak keagaamaan maupun kesehatan,” tutur Haedar. Sementara Ketua Umum PP Muhamamdiyah, Haedar Nashir mengatakan, dalam menangani covid-19 ini dibutuhkan fungsi manajerial dengan kebijakan dan langkah progresif. Kendaraan berpendingin itu dimaksudkan untuk memonitor suhu vaksin dalam perjalanan tetap sesuai prosedur agar kualitas vaksin tidak rusak. Meski angka kesembuhan terus meningkat berkat upaya penanganan cukup masif, lonjakan kasus terus terjadi dari hari ke hari. Selain itu, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar , penyemprotan disinfektan, upaya pemeriksaan, penelusuran dan pengobatan oleh para tenaga medis, hingga sosialisasi dan edukasi tanpa henti dari duta perubahan perilaku di lapangan.

Vaksin dapat menangani Covid

Hal ini karena kemungkinan orang yang sudah divaksin untuk menularkan virus Corona sangatlah kecil. Bila diberikan secara massal, vaksin COVID-19 juga mampu mendorong terbentuknya kekebalan kelompok dalam masyarakat. Artinya, orang yang tidak bisa mendapatkan vaksin, misalnya bayi baru lahir, lansia, atau penderita penyakit autoimun, bisa mendapatkan perlindungan dari orang-orang di sekitarnya. Vaksinasi atau imunisasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin COVID-19 adalah menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini. Sebab, pemerintah beberapa waktu lalu telah menetapkan vaksin virus corona yang diproduksi enam lembaga berbeda untuk program vaksinasi di Indonesia mendatang.

UNICEF mengungkapkan sebanyak 28 produsen obat di 10 negara siap memproduksi vaksin COVId-19 dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya. “Kehadiran itu harus diterjemahkan dengan upaya kita untuk deteksi, merespons, dan mencegah jangan masuk ke Indonesia. Mengenai vaksin, Haedar menyatakan bahwa vaksin merupakan keniscayaan sebagai bagian dari usaha menghadapi Covid-19. Seraya meminta Menkes dan pemerintah seksama khususnya yang menyangkut keamanan dan kehalalan, disertai keterbukaan. “Di situasi saat ini kami ingin bekerjasama dengan Kemenkes dan memastikan bahwa usaha di bidang kesehatan dalam menghadapi pandemi ini dibutuhkan Kerjasama dan kita dapat mengatasi persoalan ini dengan sebaik baiknya,” jelas Haedar.

Meskipun tidak one hundred pc bisa melindungi seseorang dari infeksi virus Corona, vaksin ini dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat COVID-19. Sejatinya, vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech inni dibuat dengan metode virus yang telah dilemahkan . Ini diketahui termasuk cara yang paling umum dalam membuat vaksin, yaitu saat virus dimatikan lalu partikelnya dipakai untuk membangkitkan imun tubuh.

Meski masih dalam tahap uji klinis, keberadaan vaksin ini diharapkan dapat melindungi masyarakat Indonesia dari pandemi. Saat ini, vaksin COVID-19 sudah tiba di Indonesia dan sedang dipersiapkan untuk didistribusikan ke masyarakat luas. Vaksinasi dilaksanakan untuk melengkapi upaya pencegahan penyakit COVID-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, juga menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Pada waktu bersamaan, upaya ini harus didukung pelayanan kesehatan yang berkualitas. Dan hal ini akan menjadi sempurna jika vaksinasi dilakukan untuk mengurangi kerentanan terinfeksi, pengembangan keparahan gejala penyakit dan peluang penularan kepada orang lain. Menurut Abunasser, langkah terbaik untuk mengatasi dan mengendalikan pandemi adalah dengan menjaga jarak sosial, mencuci tangan, dan memakai masker.

” ini sesuai dengan strategi vaksinasi vaksin Covid-19 di wilayah Bodebek dan Bandung Raya,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah. “Tentunya pemberian vaksin akan dilakukan bertahap, dimulai pada awal tahun 2021 dengan mempertimbangkan kajian epidemi,” ungkapnya. ‘’Jadi kalau November jadi, mau siapapun yang dapat vaksin atau tidak dapat, masih akan tetap terinfeksi virus,’’ tambah dia. Tujuannya agar negara yang berpendapatan rendah memiliki ruang fiskal yang cukup untuk terus dapat menangani COVID-19 secara komprehensif. Di samping itu, dalam pertemuan G20 ini dibahas juga mengenai Debt Service Suspensions Initiative . DSSI adalah inisiatif untuk memberikan fasilitas relaksasi bagi pembayaran utang negara-negara miskin—yang saat ini dihadapkan pada kondisi ekonomi dan fiskalnya yang sangat sangat sulit.

Meski demikian, hingga saat ini, efektivitas dan keamanan vaksin COVID-19 masih diteliti dalam tahap uji klinis oleh pemerintah dan berbagai lembaga terkait. Hal ini merupakan langkah pemerintah dalam memastikan bahwa vaksin COVID-19 yang akan disediakan layak digunakan untuk mencegah COVID-19. Vaksinasi Covid-19 dilakukan setelah kepastian keamanan dan keampuhannya ada, merupakan upaya untuk menurunkan kesakitan dan kematian dan mendorong terbentuknya kekebalan kelompok .

Kementerian Kesehatan menyebut bahwa ODGJ termasuk dalam kelompok prioritas penerima vaksin COVID-19 tahap tiga. Hal itu dilakukan lantaran mereka dinilai sulit dalam menerapkan protokol kesehatan secara sadar. Ia menambahkan total akumulasi kasus Covid-19 hingga, Rabu (19/5) pagi dengan total kasus four.935 kasus positif dengan rincian 4.274 orang sembuh, 623 orang dalam perawatan dan 89 orang meninggal dunia. “Penyebaran masih terjadi, untuk itu, kami menghimbau tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus corona,” terangnya.

Comments are closed.